Kemarin jadi hari yang sangat kelam bagi seluruh atlet maupun pecinta olahraga badminton di Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam sejarah badminton Indonesia, tim Indonesia gagal lolos fase grup di kejuaraan tim paling bergengsi: Thomas Cup. Dalam gelaran Thomas Cup yang dilaksanakan di Denmark tahun 2026 ini, Indonesia berakhir di posisi ke-3 di grup, yang artinya tim Thomas gagal melanjutkan perjalanan ke babak perempat final. Ini adalah capaian terburuk. Belum pernah Indonesia gagal lolos di fase grup sejak gelaran ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 1958. Padahal, dalam gelaran Thomas Cup tahun ini, tim Indonesia adalah tim unggulan kedua setelah Tiongkok. Namun sayang, tim Thomas ternyata gagal mencapai hasil yang diharapkan oleh semua badminton lovers di Indonesia. Capaian tim Thomas Indonesia sejak pertama kali digelar Thomas Cup Awalnya tim Thomas memulai laga di gelaran ini dengan meyakinkan, menang 5-0 melawan Aljazair. Namun hal ini sebenarnya sangat wajar, mengingat ...
Semakin dewasa, ternyata preferensi saya terhadap makanan bisa banyak berubah loh. Ada makanan yang dulu saya suka tapi sekarang jadi jarang saya makan. Sebaliknya ada makanan yang dulu tidak pernah saya sentuh tapi sekarang saya sukai. Dan setelah dipikir-pikir, ternyata pilihan makanan saya semakin mengarah ke makanan yang lebih sehat. Misalnya saja dulu saya menganggap daun pepaya dan pare/paria itu tidak layak dimakan karena rasanya yang sangat pahit. Namun sekarang jika membeli pecel dan ada daun pepaya sebagai pilihan sayur, saya akan dengan senang hati memasukkan daun pepaya ke dalam pecel saya. Begitu juga dengan pare, jika sedang berkunjung ke rumah mama dan ada olahan pare di meja makan, saya tidak lagi segan mengambilnya sebagai lauk makan siang. Contoh lain, dulu saat makan di resto, cafe, atau sekedar jalan-jalan di mal saya seringnya memilih minuman manis creamy seperti milkshake , smoothies , milk tea , atau boba. Namun sekarang, rasanya lebih nyaman jika minum wedang h...