Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label review

Lessons Learned from Traveling

Setiap orang sepertinya pasti pernah merasakan traveling . Tidak perlu jauh-jauh ke Cappadocia kok, dari rumah ke kebun binatang dalam kota saja itu sudah termasuk traveling kan. Menurut saya traveling itu bepergian ke suatu tempat yang bisa memberi suasana baru. Jadi rasanya setiap orang pasti pernah bepergian karena sepertinya tidak ada orang yang tidak butuh mendapatkan suasana baru dengan cara rekreasi.  Dari setiap perjalanan, kadang ada saja cerita menarik yang membuat perjalanan tersebut mengesankan. Tapi yang membuat berkesan itu tidak selalu harus kejadian menyenangkan loh. Kadang justru kejadian kurang enak malah bikin perjalanan jadi tidak terlupakan. Dan adanya kejadian kurang menyenangkan itu bisa jadi pelajaran untuk traveling selanjutnya supaya jangan sampai terulang lagi kejadian yang sama. Dan kali ini, sesuai dengan tema Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan Februari, saya akan menceritakan pengalaman traveling yang justru jadi berkesan karena adanya b...

Review Film: Nada Untuk Asa (2015)

Menjadi bagian dari segelintir orang yang seringkali mendapat stigma negatif di masyarakat tentu tidak mudah. Terlebih lagi jika stigma tersebut juga datang dari keluarga sendiri, padahal seharusnya keluarga menjadi orang-orang yang selalu mendampingi dalam kondisi apapun. Hal inilah yang diceritakan dalam film Nada Untuk Asa, sebuah film yang rilis tahun 2015, yang terinspirasi dari kisah nyata milik Yurike Ferdinandus, seorang perempuan yang positif HIV.  SINOPSIS Nada harus mengalami kepedihan akibat meninggalnya sang suami, Bobby, akibat kanker. Padahal ia memiliki tiga orang anak yang masih kecil, bahkan satu di antaranya masih bayi. Ketika masih dalam keadaan berduka, ia kembali mendapat kejutan bahwa ternyata suaminya adalah seorang pengidap HIV, bahkan sudah 4 tahun lamanya virus tersebut ada dalam tubuh Bobby. Seakan kepedihannya belum cukup, Nada harus menerima kenyataan pahit bahwa ternyata dirinya pun sudah terinfeksi virus HIV.  Dokter yang mengetahui ...

Bermain Sambil Tadabbur Alam di Emaki Al Ma'soem

Sudah hampir 1,5 tahun sejak pertama kali ada kasus covid-19 yang lalu menyebar ke seluruh penjuru dunia, dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda pandemi ini akan berakhir, khususnya di Indonesia. Anjuran untuk "di rumah saja" masih terus digaungkan untuk menekan penularan virus. Tapi apa iya bisa terus di rumah saja selama berbulan-bulan bahkan sampai hitungan tahun? Mungkin ada yang bisa sih, tapi bagi sebagian orang kayaknya sulit ya.. Liburan itu kadang bukan hanya keinginan semata loh, tapi kebutuhan. Otak butuh untuk di -refresh dari segala kepenatan akibat rutinitas. Caranya? Ya liburan, break dari rutinitas tersebut dan melakukan kegiatan lain yang menyenangkan. Kalau nggak? Stres dong, dan bahayanya ga cuma untuk kesehatan mental tapi juga kesehatan fisik.  Nah, dalam keadaan pandemi yang nggak selesai-selesai begini, gimana caranya liburan? Kan anjurannya juga "di rumah aja"? Mungkin sebagian orang ada yang bisa mencari kegiatan untuk refreshing di ru...